Game Anak Islam Memudahkan Pembelajaran Ilmu Agama Game Anak Islam Memudahkan Pembelajaran Ilmu AgamaGame anak Islam menjadi permainan yang banyak dinanti, tak hanya oleh anak-anak, namun juga para orang tua. Hal ini dikarenakan permainan tersebut tidak sekadar memberikan kesenangan, tetapi pengetahuan mengenai bidang agama Islam yang penting bagi anak-anak. Pelajaran agama merupakan pelajaran yang paling vital untuk diberikan kepada anak-anak sebagai penguatan iman dan takwa demi membentengi diri dari segala pengaruh negatif yang merusak masa depan. Meskipun demikian, orang tua sebaiknya memberikan cara terbaiknya tanpa harus memaksa dalam menyediakan ilmu pengetahuan agama. Tanpa merasa terbebani mempelajari hal yang menjadi prinsip dalam hidup, anak-anak akan semakin senang dengan adanya permainan relijius tersebut. Untuk itu beberapa permainan yang bisa meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang Islam adalah sebagai berikut:

Tukar Kado

Permainan ini juga memberikan manfaat bagi penyebaran edukasi bagi anak-anak yang masih suka menghabiskan waktu untuk bermain. Dengan demikian, Anda perlu menyiapkan metode menarik dan mudah dipahami. Mainan anak yang tidak membosankan juga memberikan nilai plus untuk memahamkan ilmu agama dengan komprehensif. Salah satu permainan adalah dengan meminta anak-anak membawa makanan yang mereka sukai dan sebut itu merupakan kado. Selain itu, mintalah mereka untuk membawa Al-Quran yang bisa disimpan pada tas anak. Ajak beberapa anak untuk ikut serta. Nantinya mereka akan melakukan penukaran kado yang berisi makanan yang mereka sukai. Pastikan Anda meyakinkan bahwa adalah hal yang mulia untuk memberikan barang terbaik yang mereka sukai kepada orang lain. Aktivitas in juga sesuai dengan ajaran Al-Quran yang memberikan perintah untuk tidak pelit dan sedekah kepada orang yang membutuhkan.

Game Anak Islam Guru dan Murid

Game Anak Islam lain yang bisa digunakan mendorong kemampuan ilmu agama dalam bidang pembacaan ayat suci Al-Quran adalah mengajak anak-anak untuk berperan sebagai guru dan murid. Masing-masing dari mereka diminta untuk membaca Iqra’ jika berperan menjadi murid. Sementara tugas seorang Guru adalah menyimak bacaan yang sedang dialunkan oleh murid. Lakukan dengan berganti peran sehingga setiap anak merasakan menjadi Guru dan murid. Selanjutnya permainan diharapkan mampu mengajak anak-anak untuk membaca ayat suci secara rutin.

Bintang Hafalan Surat Pendek

Umumunya, anak-anak susah melakukan Hafalan ayat Al-Quran karena tidak termotivasi mengingat pada usia dini, mereka justru memiliki memori tajam dalam menghafal. Hal ini bisa dijadikan permainan yang menarik sehingga anak-anak lebih bersemangat menghafal surat pendek dan mengetahui artinya dengan baik. Anda bisa meminta mereka untuk maju di depan kelas dalam menghafal dan memberikan penghargaan bagi mereka yang sukses dengan hafalannya. Permainan ini diharapkan memotivasi mereka yang malas menghafal. Mereka akan merasa malu atau tersaingi dengan teman yang telah berhasil maju dan mendapatkan penghargaan.

Anak-anak akan mendapatkan pelajaran baru saat mereka tidak menyadari sedang belajar karena semuanya dilakukan dengan senang hati saat belajar. Dengan demikian, permainan yang diberikan kepada mereka sebaiknya tidak menyuruh secara berlebihan dan sebaiknya diarahkan kepada apa yang menjadi minat mereka. Semakin banyak ilmu yang disampaikan dengan cara menarik, maka semakin banyak anak yang tertarik sehingga tidak sulit lagi berbagi ilmu agama. Ilmu ini juga cepat terserap dan mereka melakukannya tanpa ada paksaan karena memiliki alasan mengapa melakukan hal tersebut. Setiap apa yang dilakukan mereka, dilandasi dengan alasan kuat sehingga pelaksanaan juga berjalan dengan sempurna. Oleh karenanya, sebagai orang tua yang baik, Anda bisa mengenalkan kepada anak-anak mengenai Game anak Islam.

Game anak Islam menjadi permainan yang banyak dinanti, tak hanya oleh anak-anak, namun juga para orang tua. Hal ini dikarenakan permainan tersebut tidak sekadar memberikan kesenangan, tetapi pengetahuan mengenai bidang agama Islam yang penting bagi anak-anak. Pelajaran agama merupakan pelajaran yang paling vital untuk diberikan kepada anak-anak sebagai penguatan iman dan takwa demi membentengi diri dari segala pengaruh negatif yang merusak masa depan. Meskipun demikian, orang tua sebaiknya memberikan cara terbaiknya tanpa harus memaksa dalam menyediakan ilmu pengetahuan agama. Tanpa merasa terbebani mempelajari hal yang menjadi prinsip dalam hidup, anak-anak akan semakin senang dengan adanya permainan relijius tersebut. Untuk itu beberapa permainan yang bisa meningkatkan kemampuan dan pengetahuan tentang Islam adalah sebagai berikut:

 

Tukar kado

Permainan ini juga memberikan manfaat bagi penyebaran edukasi bagi anak-anak yang masih suka menghabiskan waktu untuk bermain. Dengan demikian, Anda perlu menyiapkan metode menarik dan mudah dipahami. Permainan yang tidak membosankan juga memberikan nilai plus untuk memahamkan ilmu agama dengan komprehensif. Salah satu permainan adalah dengan meminta anak-anak membawa makanan yang mereka sukai dan sebut itu merupakan kado. Selain itu, mintalah mereka untuk membawa Al-Quran yang bisa disimpan pada tas anak. Ajak beberapa anak untuk ikut serta. Nantinya mereka akan melakukan penukaran kado yang berisi makanan yang mereka sukai. Pastikan Anda meyakinkan bahwa adalah hal yang mulia untuk memberikan barang terbaik yang mereka sukai kepada orang lain. Aktivitas in juga sesuai dengan ajaran Al-Quran yang memberikan perintah untuk tidak pelit dan sedekah kepada orang yang membutuhkan.

 

Permainan Guru dan Murid

Permainan lain yang bisa digunakan mendorong kemampuan ilmu agama dalam bidang pembacaan ayat suci Al-Quran adalah mengajak anak-anak untuk berperan sebagai guru dan murid. Masing-masing dari mereka diminta untuk membaca Iqra’ jika berperan menjadi murid. Sementara tugas seorang Guru adalah menyimak bacaan yang sedang dialunkan oleh murid. Lakukan dengan berganti peran sehingga setiap anak merasakan menjadi Guru dan murid. Selanjutnya permainan diharapkan mampu mengajak anak-anak untuk membaca ayat suci secara rutin.

 

Bintang Hafalan Surat Pendek

Umumunya, anak-anak susah melakukan Hafalan ayat Al-Quran karena tidak termotivasi mengingat pada usia dini, mereka justru memiliki memori tajam dalam menghafal. Hal ini bisa dijadikan permainan yang menarik sehingga anak-anak lebih bersemangat menghafal surat pendek dan mengetahui artinya dengan baik. Anda bisa meminta mereka untuk maju di depan kelas dalam menghafal dan memberikan penghargaan bagi mereka yang sukses dengan hafalannya. Permainan ini diharapkan memotivasi mereka yang malas menghafal. Mereka akan merasa malu atau tersaingi dengan teman yang telah berhasil maju dan mendapatkan penghargaan.

 

Anak-anak akan mendapatkan pelajaran baru saat mereka tidak menyadari sedang belajar karena semuanya dilakukan dengan senang hati saat belajar. Dengan demikian, permainan yang diberikan kepada mereka sebaiknya tidak menyuruh secara berlebihan dan sebaiknya diarahkan kepada apa yang menjadi minat mereka. Semakin banyak ilmu yang disampaikan dengan cara menarik, maka semakin banyak anak yang tertarik sehingga tidak sulit lagi berbagi ilmu agama. Ilmu ini juga cepat terserap dan mereka melakukannya tanpa ada paksaan karena memiliki alasan mengapa melakukan hal tersebut. Setiap apa yang dilakukan mereka, dilandasi dengan alasan kuat sehingga pelaksanaan juga berjalan dengan sempurna. Oleh karenanya, sebagai orang tua yang baik, Anda bisa mengenalkan kepada anak-anak mengenai Game anak Islam.